انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini | Série de pilotes d'imprimante

انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini

انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini - Bonjour les amis Série de pilotes d'imprimante, Dans l'article que vous lisez cette fois avec le titre انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini, nous avons bien préparé cet article pour que vous puissiez lire et prendre les informations qu'il contient. j'espère que le contenu du message Article News, what we write you can understand. all right, have a nice reading.

Judul : انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini
link : انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini

Lire aussi


انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini


 انا لله وإنا إليه راجعون
Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini. Semoga arwah para PENGKHIANAT hukum di rezim ini segera dipanggil Yang Maha Kuasa,Yo Kita Aamiin-kan...!!!
Duh sutradaranya hebat ya! Dasar!! Kasus bom aja cepat di ungkap, kasus yg merugikan seluruh rakyat Indonesia, lama x di diproses!!!!

Dalam sepekan ini masyarakat disuguhkan kisah Nenek Asyani yang berjuang dari jeratan hukum, akibat tuduhan mencuri sejumlah batang kayu jati dari lahan Perhutani.
Nenek Asyani berulang kali memohon dibebaskan di hadapan majelis hakim. Berkali-kali pula nenek berusia 63 tahun ini meyakinkan hakim bahwa dirinya tidak pernah mencuri batang-batang kayu milik Perum Perhutani.

Namun apa daya, Nenek Asyani alias Ibu Muaris ini tetap menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Situbondo, Jawa Timur.
Kisah Nenek Asyani pun mengundang perhatian publik, termasuk Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Di hadapan menteri, sang nenek kembali meminta pengampunan.


Jika Nenek Asyani sedang berjuang agar terbebas dari tuduhan pencurian kayu, di Nias, Sumatera Utara seorang pemuda bernama Yusman Telaumbanua justru telah divonis hukuman mati dengan tuduhan pembunuhan berencana.
Nasib Yusman sangat tragis. Ia divonis hukuman mati oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara saat masih berusia 16 tahun. Padahal sesuai Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012, tentang peradilan pidana anak seharusnya anak di bawah umur tidak boleh dihukum lebih dari 10 tahun atau setengah dari hukuman orang dewasa.

Nasib Nenek Asyani dan Yusman Telaumbanua bagaikan bumi dan langit dengan kasus Aiptu Labora Sitorus. Anggota Polres Sorong, Papua ini justru sempat hidup bebas di rumahnya, meksipun telah divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar atas kepemilikan rekening gendut senilai Rp 1,5 triliun.  


Polisi kejaksaan hingga Kementerian Hukum dan HAM tak berkutik menangkap hingga Labora akhirnya menyerahkan diri. Ironisnya, beberapa waktu lalu justru muncul  wacana untuk memberikan remisi alias keringanan hukuman bagi para koruptor.Begitu juga kasus ahok tidak ada yang berani menahannya padahal dia terbukti menghina Al qur'an,dan video kampanyenya yg menuduh umat islam perusuh,seolah2 cina pahlawan,gak tau lah hukum dinegeri ini yang begitu tidak adil,

Jadi benarkah hukum itu tajam di bawah, namun tumpul di atas? berpihak pada si kaya namun kerap menyudutkan si miskin? 



Ainsi l'article انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini

C'est l'article انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini cette fois, j'espère que cela pourra vous être bénéfique à tous. eh bien, à bientôt dans un autre article post.

Vous lisez maintenant l'article انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini avec l'adresse du lien https://indonesianne.blogspot.com/2017/04/turut-berbelasungkawa-sedalam-dalamnya.html

0 Response to " انا لله وإنا إليه راجعون Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas MATINYA hukum di negeri ini"